Rabu, 30 Maret 2011

Apa sih Kaitan Demokrasi dengan Islam???

Apa sih sebenarnya demokrasi itu???

Sebenarnya, istilah demokrasi-islam merupakan istilah yang mengalami contradictio in terminis.Sebab demokrasi-Islam terdiri dari dua istilah yang mewakili dua konsep yang asing antara satu dengan yang lain. Islam adalah sebuah sistem kehidupan yang terbangun dari pandangan hidup tertentu (aqidah islam), dan Islam merupakan sebuah prinsip nilai adi luhung dalam membangun komunikasi komprehensif, baik dalam konteks kemanusiaan, maupun lingkungan dan peribadahan (hablum minallah).
. Sedangkan demokrasi merupakan model pemerintahan yang ditelorkan dari pandangan hidup yang lain (bukan aqidah islam), dan demokrasi merupakan prinsip hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Singkatnya, islam adalah idiologi tersendiri, sedangkan demokrasi merupakan sistem pemerintahan yang lahir dari idiologi lain, yaitu
 liberalisme-sekuler.
Demokrasi dengan ISLAM sebenarnya mempunyai kaitan, misalnya dalam demokrasi terdapat suatu cara untuk memutuskan sesuatu yang sering disebut musyawarah. Akan tetapi Demokrasi dengan Islam dapat diibaratkan sebagai 2(dua) kereta yang melaju bersamaan diatas satu rel. Lha lalu apakah bisa Demokrasi dengan Islam berjalan bersama???
kalau menurut saya, Demokrasi dengan Islam tidak bisa berjalan bersama. Mengapa???
Karena, jika kita semakin memenangkan demokrsi maka syariat Islam akan semakin semakin terpuruk..
To Be Continued.......


Minggu, 20 Maret 2011

AL-ISLAM SEBAGAI SISTEM HIDUP

PENDAHULUAN

Islam adalah agama tauhid. Secara etimologi tauhid berarti mengesakan, maksudnya mengesakan Allah, Laa ilaaha illallah, tidak ada ilah kecuali Allah. Kalimat laa ilaaha illallah merupakan kalimat pengikat antara makhluk dengan Khaliknya, sebagai realisasi rasa hormat dan syukur kepada-Nya.
Pada dasarnya seluruh ciptaan Allah selalu tunduk, taat dan patuh kepada Sunnatullah (ketentuan Allah). Langit, bintang, bumi, awan, air, tumbuh-tumbuhan dan makhluk lainnya selalu menyerah secara penuh kepada Allah, yaitu tunduk pada aturan dan sistem yang Allah tentukan. Kecuali, manusia dan jin yang keduanya merupakan makhluk Allah yang mempunyai karakteristik khusus. Manusia dan jin sama-sama memiliki kesempatan untuk berbuat taqwa, yaitu turut dan patuh kepada aturan-aturan Allah, dan juga memiliki kesempatan untuk berbuat fujur yaitu menolak atau melanggar aturan-aturan-Nya.

"Dan katakanlah : Kebenaran itu datang dari Rabbmu. Barang siapa yang hendak beriman, berimanlah. Dan barang siapa yang ingin kaftr, biarkanlah ia kafir. (QS. Al Kahfi (18), 29). Islam adalah jalan hidup yang benar, jalan yang membawa keselamatan dunia dan akherat. Islam merupakan imperatif, satu-satunya ialan yang harus ditempuh. Itulah jalan orang-orang yang beriman (QS. Ali lmran (3),19, 83).

PENGERTIAN AL-ISLAM

1. Arti Bahasa (Lughawie)
Ditinjau dari akar katanya, AI-Islam berasal dari kata sa-la-ma yang berarti selamat atau damai. Di dalam Al Qur'an kata tersebut kemudian digunakan dengan beberapa tambahan atau perubahan misalnya :
a. Aslama : menyerah (QS.3:83 ; 4: 125)
b. Istaslama -- tasliim -- mustaslimun : penyerahan total (kepada Allah) (QS. 4:65 ; 37:26).
c. Saliim : bersih, suci (QS. 26:89 ; 37:83-84)
d. Salaam : kesejahteraan (QS. 39:73)
e. Salm : damai (QS. 47:35 ; 8:61)

2. Arti Istilah (Ishthilahie)
Makna asal Islam adalah menerima segala perintah dan larangan Allah yang terdapat dalam wahyu yang diturunkan kepada Nabi. Barang siapa yang menghadapkan wajah dan hatinya -- dalam semua persoalan hidup -- kepada Allah, maka ia adalah seorang muslim. Penerimaan dan penyerahan diri secara penuh terhadap hukum-hukum-Nya adalah merupakan syarat untuk menjadi muslim yang utuh. Allah berfirman:

"Hari orang-orang beriman masuklah kamu ke dalam Islam secara keseluruhan, dan jangan kamu turut langkah-langkah setan.Sesungguhnya setan adalah musuh yang nyata bagimu." (QS. Al Baqarah (2):208).

Oleh karena manusia harus Islam atau menyerah diri secara total kepada Allah, maka Allah tidak membiarkan satu umatpun tanpa didatangi Rasul.

Dan setiap umat mempunyai seorang pemberi peringatan (QS.Fathir (35):24).

Islam yang diserukan Rasulullah SAW dapat diketahui dari Al Qur'an dan Sunnah Rasulullah, yang rnerupakan hidayah untuk seluruh umat manusia. Allah menurunkan hidayah untuk seluruh umat manusia. Allah menurunkan Islam ini secara sempurna dan menyeluruh, sehingga tidak ada satu persoalan pun yang menyangkut kehidupan yang tidak diatur oleh Islam.

"Dan Kami turunkan kepadamu Kitab sebagai penjelas segala sesuatu." (QS. An Nahl (16), 80)
"Dan sebagai pemerinci terhadap segala sesuatu." (QS. Al-A'raf (7),145).

Rasulullah SAW mendefinisikan Islam dengan ta'rif (definisi) yang bermacam-macam. Banyak orang yang tidak mengetahui secara jelas tentang maksud ta'rif yang Rasulullah SAW berikan. Sebab kadang-kadang Rasulullah SAW menta'rifkan lslam dengan cara menentukan ta'rif keseluruhan Islam dengan menyebut bagian-bagian dari Islam, mengingatkan pentingnya bagian tersebut. Dari beberapa urian serta hadits-hadtis dapat disimpulkan bahwa Islam adalah :
a. Aqidah, yang tercermin dengan syahadatain dan rukun iman.
b. lbadah, yang tercermin dengan sholat, zakat, puasa, haji, yang disebut dengan rukun Islam.
Bangunan (sistem) yang tegak di atas, rukun-rukun tersebut yang tercermin dengan seluruh sistem hidup Islam yang mencakup sistem politik, ekonomi, sosial, budaya, pendidikan, kemiliteran, akhlaq dan lain-lainnya.
Tiang-tiang penegak sebagai cara menegakkan Islam yang tercermin dengan jihad, amar makruf nahi munkar, dan hukum serta sanksi-sanksinya.
Itulah gambaran ringkas tentang Islam. Sedangkan segala hal yang bertentangan dengan Islam disebut Jahiliyah, dan jahiliyah inilah lawan dari Islam

Sumber :http://ukhuwah-i.tripod.com/artikel.html